Global

7 Peran Kriptografi di Dunia Digital Modern

Spread the love

Pada era digital seperti saat ini yang namanya keamanan data merupakan prioritas utama untuk semua individu. Salah satu pondasi yang dapat memperkuat keamanan data tersebut adalah kriptografi. Kriptografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari teknik-teknik tertentu untuk menjaga integritas keaslian dan kerahasiaan informasi melalui proses deskripsi dan enkripsi. Ilmu ini memiliki banyak peran di dunia digital modern. Untuk mengetahui apa saja perannya bisa lihat ulasan berikut ini.

Peran Utama Kriptografi di Era Digital

Kriptografi sekarang banyak dimanfaatkan karena peranannya tidak sekedar melindungi data saja tapi ada peran lain yang tidak kalah penting. Berikut ini beberapa contoh peranannya.

Menjaga Kerahasiaan Data

Kriptografi memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan kerahasiaan informasi atau data. Dengan memanfaatkan kriptografi nantinya pengguna tidak perlu lagi merasa takut terhadap penyadapan ketika mengirimkan data melalui internet. Kriptografi akan memastikan data yang dikirim tetap rahasia dengan memanfaatkan teknik enkripsi.

Data yang dikirim nantinya akan diubah bentuknya menjadi data yang tidak bisa dibaca tanpa adanya kunci deskripsi yang tepat. Misalnya adalah pemakaian protokol HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure yang menggunakan SSL/TLS untuk mengenkripsi informasi antara situs web dan pengguna. Dengan memakai protokol tersebut nantinya data sensitif seperti nomor kartu kredit atau password bisa tetap aman saat transit.

Menjamin Keaslian dan Ketetapan Data

Kriptografi juga menjamin ketepatan dan keaslian data selama terjadi proses penyimpanan atau transmisi data. Kriptografi akan menyediakan sebuah mekanisme yang dapat memastikan data yang disimpan atau yang dikirim tidak bisa dirusak, dipalsukan atau diubah tanpa deteksi. Contoh penggunaannya adalah tanda tangan digital dan sertifikat digital.

Sertifikat dan tanda tangan digital memakai kombinasi enkripsi asimetris dan hash untuk menegaskan dan memastikan keaslian dokumen. Kombinasi teknologi tersebut juga dapat memastikan bahwa data yang ada di sertifikat tidak mengalami perubahan setelah ditandatangani. Hal ini bisa membuat pengguna merasa lebih aman ketika menandatangani sertifikat digital.

Mempermudah Proses Otentikasi Data

Kriptografi juga memainkan peranan yang sangat penting pada proses autentikasi. Pada proses ini, kriptografi akan memastikan bahwa perangkat dan pengguna adalah pihak yang harus memverifikasi data. Sistem autentikasi yang sudah menggunakan kriptografi memanfaatkan kunci privat dan kunci publik untuk melakukan verifikasi identitas.

Contohnya adalah sistem login yang berbasis sertifikat digital. Pada sistem ini, pengguna diharuskan untuk membuktikan identitas mereka menggunakan tanda tangan digital yang nantinya akan diverifikasi oleh penerima. Selain itu, perangkat OTP dan smart card juga sudah terpakai kriptografi untuk memastikan bahwa penggunalah yang memiliki hak untuk mengakses sistem.

Menjamin Keaslian Data

Kriptografi juga berperan menjamin data serta mencegah pengirim data untuk menyangkal transaksi atau pengiriman pesan tertentu. Misalnya, pada penggunaan tanda tangan digital, pengirim bisa membuktikan kalau merekalah yang memang mengirim data ke penerima menggunakan tanda tangan digital.

Dengan menggunakan kriptografi maka transaksi yang dilakukan tidak bisa dipalsukan dan pihak pengirim tidak bisa menyangkal pengiriman yang dilakukan di hari berikutnya. Untuk yang belum terlalu memahami tentang peran ini sebaiknya luangkan waktu membaca berita kripto harian di Cryptoblock.id.

Menjamin Keamanan Komunikasi pada Jaringan

Kriptografi merupakan tulang punggung dari berbagai macam protokol keamanan jaringan yang ada saat ini. Kriptografi memastikan bahwa setiap komunikasi yang berlangsung antar perangkat di jaringan bisa berjalan dengan aman dari serangan ataupun intersepsi. Bukti nyatanya adalah protokol SSL/TLS yang dipakai pada browsing situs web.

Protokol tersebut dapat mengenkripsi semua data yang dikirim antara server dan browser sehingga tidak terjadi penyadapan data. Selain itu, kriptografi juga digunakan VPN (Virtual Private Network) untuk menciptakan koneksi terenkripsi antara jaringan perusahaan dengan pengguna. Dengan koneksi terenkripsi tersebut pengguna bisa mengakses data di sumber daya internal dengan aman dari lokasi tertentu.

Mendukung Sistem Pembayaran Digital dan Cryptocurrency

Kriptografi merupakan pondasi utama dari teknologi cryptocurrency dan blockchain. Beberapa jenis mata uang digital, seperti Bitcoin dan Ethereum sangat bergantung pada kriptografi untuk memastikan transparansi, keamanan serta desentralisasi transaksi. Dalam teknologi blockchain, transaksi yang dilakukan pengguna dapat diverifikasi menggunakan tanda tangan digital untuk memastikan data tidak mengalami perubahan.

Selain itu, kriptografi juga sering sekali digunakan pada sistem pembayaran digital, seperti Google Pay, Apple Pay dan beberapa sistem pembayaran yang memakai QR code. Semua sistem pembayaran tersebut memanfaatkan enkripsi untuk melindungi data-data transaksi dari penyadapan dan pencurian data.

Melindungi Privasi Pengguna

Kriptografi bisa membantu melindungi privasi pengguna dari pencurian dan penyalahgunaan data. Misalnya pemakaian enkripsi end-to-end pada aplikasi chatting, pemakaian enkripsi ini membuat pesan yang dikirim hanya dapat dibaca penerima dan pengirim pesan. Pihak ketiga tidak mempunyai akses untuk melihat isi pesan meskipun sudah memakai cara ilegal untuk mendapatkan pesan tersebut.

Selain itu, ada juga teknik lain yang digunakan untuk melindungi data pengguna yaitu Zero Knowledge Proofs. Teknik tersebut memungkinkan pengguna untuk membuktikan sesuatu hal tanpa harus memberitahukan data rahasia milik mereka. Zero Knowledge Proofs juga bisa meningkatkan keamanan privasi pengguna dalam melakukan transaksi digital.

Macam-macam Kriptografi

Kriptografi terdiri dari berbagai macam, diantaranya adalah kriptografi simetris dan asimetris. Kriptografi simetris merupakan kriptografi yang memakai satu buah kunci yang sama untuk proses deskripsi dan enkripsi data. Artinya adalah pihak pengirim dan pihak penerima harus mempunyai kunci yang sama untuk menerima dan membaca data.

Kriptografi simetris sangat cocok digunakan untuk melakukan komunikasi yang memerlukan kecepatan tinggi dan cocok dipakai untuk mengolah data dalam skala besar. Sedangkan kriptografi asimetris merupakan kriptografi yang memanfaatkan satu pasang kunci. Pada kriptografi ini menggunakan kunci privat dan kunci publik.

Kunci publik dipakai untuk enkripsi data dan juga bisa dipakai untuk memverifikasi sidik jari digital atau tanda tangan digital. Sedangkan kunci privat dipakai untuk menandatangani sertifikat digital atau deskripsi data. Penggunaan dua jenis kunci tersebut membuat keamanan data lebih terjamin.

Meskipun keamanan datanya bagus tapi untuk kecepatan komunikasi yang dilakukan terbilang lebih lambat dibandingkan kriptografi simetris. Untuk yang ingin menggunakan salah satu jenis kriptografi tersebut bisa menyesuaikan dengan kebutuhan saja.